Budaya Kota Jakartaku
(Oleh: M Rayhan Sultan Deyis)
486 tahun sudah engkau berdiri
ditanah Indonesia ini
Perjuangan tanpa henti memperebutkan
kota ini
Tak lagi muda usiamu
Tapi bagaimana?
Tak lagi muda usiamu
Tapi bagaimana?
Dimana gemercik sungai dengan hutan
yang hijau
Kini mereka telah menjadi gedung
menjulang tinggi
Dimana boneka besar dengan iringan irama tanjidor?
Kini mereka hanya sebagai pengemis dipinggir jalan
Dimana boneka besar dengan iringan irama tanjidor?
Kini mereka hanya sebagai pengemis dipinggir jalan
Berharap sepeser uang untuk menahan
lapar
Sangat malang nasibnya…
Sangat malang nasibnya…
Budaya, dulu menjadi suatu
dibanggakan
Kini telah hilang sirna entah kemana